Tutorial PHP, MySQL, Javascript dan lainnya

Melanjutkan ulasan yang pernah dibuat dalam blog ini, sekarang kita ulas bagaimana cara menggunakannya. Sebelum membaca ada baiknya anda membaca terlebih dahulu ulasan "membuat file lisensi Aplikasi Webbase PHP" tersebut.

Menggunakan File Lisensi Aplikasi PHP

Sesudah anda membuat file lisensi dan mendownload file lisensi aplikasi PHP webbase yang anda buat, sekarang kita siapkan file untuk menjalankan file lisensi aplikasi PHP tersebut.

Buat function yang akan selalu di jalan dalam setiap program yang anda buat. Dalam contoh berikut saya gunakan sesuai dengan contoh yang kita buat pada ulasan pertama saya.

Membuat file lisensi aplikasi PHP

Gambar 1. Membuat file lisensi Aplikasi PHP di malenkas.com

Pada gambar diatas, saya membuat file lisensi dengan nama file "arfindo", dan data yang ada di dalamnya adalah, kata kunci namaprogram berisi database, dan kata kunci version berisi "4.2.1".

Anda bisa membuat kata kunci dan isi kunci sesuai dengan keinginan anda. Sehingga anda bisa menggunakannya di aplikasi PHP yang anda bikin.

Script Pembuka Lisensi

Untuk mengeksekusi file lisensi aplikasi PHP ini, diperlukan file pembuka yang bisa di download disini. Extract sehingga mendapatkan file arfindoscript.php, kemudian taruh dalam satu directory dengan file lisensi yang sudah di download pada directory yang khusus, atau bisa juga di satu directory dengan file index.php anda.

Buat file php untuk membuat function atau bisa juga function dimasukkan dalam index.php. 

<?

include "arfindoscript.php"; //dari file zip sudah di extract.

function bukalisensi(){

$namalisensi = new phpreg;
$namalisensi->open("arfindo");// "arfindo" nama file lisensi yang pernah kita buat.
$namalisensi->define_keys();
$_SESSION[“namaprogram”]= constant("namaprogram);// namakunci pertama pada lisensi file
$_SESSION[“version”]= constant("version");//namakunci kedua pada lisensi file 

}

?>

hasil dari function diatas adalah $_SESSION[“namaprogram”] berisi “database”, dan $_SESSION[“version”] berisi "4.2.1". Ini sesuai dengan yang saya buat dalam file lisensi "arfindo". 

Anda bisa berkreasi dengan kata kunci dan isi kata kunci sesuai keinginan anda dengan jumlah yang tak terbatas. Nah isi dari kata kunci tersebut, digunakan sebagai kunci rahasia penggunaan aplikasi anda. Silahkan berkreasi dengan PHP anda.

Sebagai catatan, "nama session", "kata kunci", "isi kata kunci" adalah sekedar contoh. Anda bisa membuat dengan nama yang berbeda dan sangat disarankan berisi kata atau gabungan kata dan huruf/karakter khusus, dan sudah pasti hanya anda saja yang tahu sebagai pemilik dan pembuat script.

Jika ada pertanyaan, terus bagaimana kode-kode script yang kita buat tidak bisa dibaca? kan sama saja bohong kalo kode scriptnya masih bisa dibaca sama user kita?

Hehehehe. Ada kok caranya dan bertebaran di dunia maya. Gunakan encoder yg tersedia, misalnya ioncube,truebug dan sebagainya. Karena itu, untuk file function dan kode-kode yang mau disembunyikan, lebih baik dibuat dalam satu atau beberapa file yang terpisah dengan file php umum. Kalo saya file file utama yang harus di encrypt adalah:

  • file database.php <- biar tidak bisa utak-atik user/pass database
  • file index.php <- biar tidak bisa dilihat dimana kita include file nya
  • file function.php <- ini kan yang penting untuk disembunyikan

Nah, mudah kan "menggunakan file lisensi aplikasi PHP" ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image